Pelatihan jurnalistik ini diikuti oleh Kim Kabupaten Pasuruan terbagi di 24 Kecamatan agar dapat mendalami keterampilan penulisan naskah jurnalistik.
Pelatihan ini dibuka oleh Drs.Syaifudin Ahmad selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan di Gedung Serbaguna ( GSG) Pemkab Pasuruan Jln. Hayam Wuruk No 14 (5/4/08) jam 09:00 sampai selesai.

Melalui pelatihan jurnalistik Online untuk Blog berkualitas ini, peserta akan mampu mengemas naskah-naskah di media internal mereka menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature,dan visual.

Nara Sumber dari Pembinaan ini Eko Setiawan Kasi Sumber Daya Informasi Publik Kominfo Jatim dan beliau menyampaikan materi-materi dasar Jurnalistik dengan segitiga berbalik diharapkan dari setiap peserta mampu menulis dengan konsep 5W-1H untuk penulisan artikel.

KISI-KISI MATERI PELATIHAN

1. Writer’s Block
Hambatan menulis sering melumpuhkan setiap penulis, terutama para pemula. Ada caranya bagaimana mengatasi hambatan menulis ini. Hal ini akan dilatihkan kepada para peserta sehingga untuk selanjutnya, hambatan ini dengan mudah dapat teratasi.

2. Teknik Menulis Berita & Press Release
Tidak semua peristiwa layak diberitakan. Tidak pula semua hal harus disampaikan. Ada kriteria jurnalistik yang perlu dikuasai, sehingga naskah berita yang dihasilkan memang benar-benar bernilai tinggi.

3. Teknik Menulis Artikel Populer
Menulis artikel tidak sama dengan menulis berita ataupun features. Dalam sesi ini peserta akan dilatihkan bagaimana menggarap sebuah artikel popular yang menarik, dengan bahasa yang mudah dipahami.

4. Teknik Menulis Feature & Laporan
Apa bedanya menulis berita dengan menulis feature? Bagaimana mendapatkan sumber bahan penulisan feature? Bagaimana melakukan liputan dan wawancara, dan menuangkannya menjadi sebuah naskah feature yang enak dibaca?
Topik-topik inilah yang akan dipelajari dalam sesi pelatihan ini.

5. Teknik Menyunting & Meramu Naskah
Setelah draft naskah jurnalistik dihasilkan, atau ada naskah kontributor yang masuk, maka pada umumnya naskah tersebut perlu direvisi dan bahkan bisa jadi harus dikemas ulang. Bagaimana mengubah naskah yang tadinya “biasa-biasa saja” menjadi naskah yang “luar biasa” … inilah latihan yang akan kita ikuti pada Pembinaan Kim Kabupaten Pasuruan.

[Imam]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *