Bagi sebagian pecinta kopi pemula mungkin akan sulit membedakan kopi arabika dan robusta. Akan tetapi bagi para pecinta kopi sejati sangat mudah membedakannya. Pada umumnya perbedaan kopi arabika dengan kopi robusta bisa di lihat dari dua unsur atau dua bentuk saja. Yang pertama dan Unsur rasa dan aroma. Yang kedua dari unsur bentuk fisik dan areal tumbuh.

Dari aroma dan rasa

Kopi arabika dari segi aroma dan rasa memiliki ciri khas tersendiri yaitu kopi ini dapat memiliki banyak aroma yang sangat kuat dan rasa. Jika kopi ini di tanam berdekatan dengan pohon nangka maka 10 % aroma dan rasa kopi ini akan akan terasa buah nangka. Begitu juga jika di tanam berdekatan dengan pohon jeruk, jambu, mangga bahkan pisang. Sementara Kopi robusta hanya memiliki aroma dan rasa yang standar saja yaitu rasa kopi. Paling banter robusta hanya memiliki aroma kacang saat di sangrai.
Karena faktor inilah Kopi arabka menguasai 70% pasaran kopi di dunia. Sementara robusta hanya memiliki 30% pangsa pasar dunia. Dari sisi harga juga arabika lebih tinggi di banding robusta ini mungkin disebabkan keunikan dari kopi arabika yang bisa menyesuaikan rasa dan aroma sesuai lingkungan.

Dari bentuk fisik dan areal tumbuh (tanam)
Perbedaan kopi arabika dengan robusta juga dapat di cermati dari bentuk fisik dan areal dimana kopi ini dapat tumbuh dengan buah yang sempurna. Kopi arabika hanya dapat tumbuh dan menghasilkan buah yang sempurna pada dataran tinggi 800 dpl-1900 dpl. Di dataran di bawah 800 pun arabika dapat tumbuh tapi sulit menghasilkan buah yang bagus dan sempurna. Arabika lebih menyukai suhu sejuk sampai dingin.
Kebalikan dengan Arabika. Kopi robusta menginginkan tumbuh di dataran 800 dpl ke bawah. Atau dengan kata lain Robusta lebih suka hidup di suhu yang lebih hangat. Sangat menakjubkan, seolah dua jenis tumbuhan ini adalah mahluk hidup yang memiliki keinginan dan karakteristik. Arabika akan sakit jika di tanam di dataran rendah sementara robusta tidak suka jika di tanam di dataran tinggi.
Perbedaan fisik lainnya adalah Kopi arabika lebih memiliki jumlah buah atau biji yang sedikit dan bentuk biji kecil-kecil. Sementara kopi robusta memiliki bentuk biji yang lebih besar dengan jumlah buah yang begitu banyak dalam setiap tangkainya. Dari sini kita bisa mengerti kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Demikianlah perbedaan kopi arabika dangan kopi robusta. Sementara ada kopi lain yang dapat tumbuh di indonesia. Yaitu kopi liberika dan ekselso, Namun dua jenis kopi ini lebih meniru sifat dari kopi arabika. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda tentang kopi di Indonesia. Sehingga kita akan semakin mencintai kopi-kopi Indonesia daripada kopi-kopi dari negara lain

Sumber Berita : https://www.kopisiana.com/perbedaan-kopi-arabika-dengan-kopi-robusta/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *