Wisata Desa Menjadi Primadona Turis Mancanegara

Ada tiga jenis kopi yang tak kalah mendunia asal Indonesia? Adalah Sumatra Mandailing, Java Mocca dan Toraja Kalofi, tiga jenis kopi yang namanya sudah dikenal penikmat kopi dunia. Ketiga kopi ini memiliki karakteristik yang berbeda dan sulit ditemukan di luar Indonesia.

Kampung kopi Jatiarjo setelah diresmikan (7/31/17) menjadi tempat wisata desa baru di kabupaten Pasuruan dengan mengangkat sektor pertaniannya dibidang kopi.

Dan siang tadi (18/4) ada Allice dan Rousell Turis dari Prancis datang ke wisata kampung kopi dan ingin menikmati wisata desa yang ada di Jatiarjo dan menikmati kopi khas lereng Arjuna .
Di Jatiarjo ada empat jenis kopi yaitu Arabika, robusta, liberika,dan kopi jawa. Dari empat jenis kopi itu bisa diracik dan diseduh dengan berbagai varian. sudah sepatutnya pemerintah mematenkan Indonesia sebagai Surga Kopi Dunia.

[Admin Wisata Kopi]

Sertifikasi Desa Pertanian Organik

Pada (12/4/18) diadakan pertemuan peningkatan pertanian di desa Jatiarjo supaya semakin meningkat dan kelompok Tani sumber makmur abadi melakukan, “Sosialisasi Kegiatan Pembinaan dan sertifikasi Desa Pertanian Organik Berbasis komoditi perkebunan”, yang di prakarsai oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan dan BBPPTP Surabaya yang dilakukan di balai desa Jatiarjo.

Pemateri pertama yang disampaikan Hari yang mewakili dinas perkebunan Kabupaten Pasuruan menyampaikan tentang peningkatan SDM di petani dan ternyata di kopi Jatiarjo juga menjadi pertimbangan di pemerintahan kabupaten Pasuruan akan perkebunan kopi Organiknya yg sudah mulai di kenal sampai Jakarta dan di acara festival perkebunan dunia bpk wakil presiden Yusuf Kalla sempat mencicipi kopi kita kapiten (kopi asli kabupaten) Yg dari lereng Arjuna yg di garap oleh kelompok tani sumber makmur abadi (Sumadi) di acara pertemuan ini agt antusias karena semua anggota kelompok tani hadir semua dan acaranya sangat menarik serta interaktif.

Sambutan kedua disampaikan oleh Sareh Rudianto selaku kepala desa jatiarjo lebih kepada bagaimana lebih berproduksi dan mengolah kopi untuk perekonomian masyarakat desa Jatiarjo.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Riski Hariadi mewakili BBPPTP Surabaya menerangkan tentang dunia perkopian dan Dinas pertanian menjadi fokusnya untuk pengembangan dan produktivitas nya.

Para peserta kegiatan ini yang hadir dari pemerintah desa dari kecamatan,Kim, team kampung kopi dan dari masyarakat.yang diharapkan oleh masyarakat tentang kopi qorganik agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat .

[Admin Wisata Kopi]

PROSES PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOPI JATIARJO

Keinginan dan harapan akan keberadaan wisata kampung kopi di Jatiarjo seyogyanya sudah lama diidamkan oleh masyarakat, khususnya para pemuda. Proses pengembangan wisata yang dilakukan pada tahap awal meliputi dua (3) tahapan, yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder dan kajian kebutuhan atau perspektif para pihak dan musyawarah pengelolaan wisata.

Pengumpulan data primer dan sekunder meliputi data potensi fisik, non fisik, identifikasi pasar dan identifikasi teknologi tepat guna yang ada di Jatiarjo. Tujuan pengumpulan data primer ini adalah untuk mendapatkan data aktual potensi wisata yang dimiliki Jatiarjo secara akurat dan detail sehingga diperoleh database segala potensi wisata yang dimiliki Jatiarjo.

Potensi fisik yang terinventarisir berupa bentang alam, keanekaragaman hayati (flora dan fauna), bangunan tradisional dan situs-situs bersejarah yang layak dikembangkan sebagai obyek wisata. Potensi non fisik meliputi kesenian tradisional, pola hidup masyarakat, mitos-mitos atau cerita-cerita mengenai sejarah wilayah setempat, kerajinan dan kearifan masyarakat lainnya. Identifikasi pasar ditentukan dengan menentukan lokasi pasar wisata terdekat, segmentasi usia dan jenis produk wisata. Semua data primer diambil berdasarkan penelitian partisipatif yang merupakan kerja bareng masyarakat secara swadaya.

Kajian kebutuhan atau persepsi para pihak merupakan suatu analisis yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan pandangan berbagai pihak pada pengembangan wisata kampung kopui di Desa Jatiarjo. Menggunakan analisis stake holder, warga Desa Jatiarjo digali berbagai informasi dan pandangan perihal pendapat, harapan, kebutuhan masyarakat dalam proses pengembangan dan identifikasi kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai pelaku wisata. Penggalian partisipasi masyarakat sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin, karena peran aktif masyarakat dibutuhkan dalam tiap tahapan pengembangan yang akan memberikan pembelajaran dan pengalaman mengenai proses pengembangan wisata.

Sedangkan, musyawarah pengelolaan wisata kampung kopi dimaksudkan untuk membahas pola manajemen atau pengelolaan wisata kampung kopi. Pada proses ini, seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga masyarakat biasa dilibatkan untuk membahas pengelolaan wisata kampung kopi yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang ada di Jatiarjo.

[Admin Wisata Kopi]

Objek dan Wahana Wisata

Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang ada dan apa saja fasilitas yang ada di kampoeng kopi ? Sebagai produk utama dari kampoeng kopi Jatiarjo adalah tentunya seduhan berbagai jenis dan produk kopi Jatiarjo yang nikmat dan khas. Disamping juga terdapat kebun kopi, tempat processing kopi. selain itu terdapat juga berbagai macam fasilitas diantaranya adalah cafe, bumi perkemahan, out bound games, lapangan, flying fox dan parking area.

Pada intinya wisata kampung kopi ini memberikan berbagai pengalaman serta edukasi bagi wisatawan. Dengan beberapa objek serta wahana yang ditawarkan oleh wisata kampung kopi, pengalaman dan edukasi tersebut dapat didapat oleh wisatawan. Di dukung dengan berbagai infrastruktur yang menunjang wisata kampung kopi ini, memudahkan dan memberi kenyamanan lebih kepada wisatawan. Dengan akses yang cukup dekat akan lebih memudahkan wisatawan yang berkunjung di wisata kampung kopi.

[Admin Wisata Kopi]

Kelas Kepariwisataan

Kelas rutin yang dilaksanakan di kampung kopi Jatiarjo Senin malam Selasa (9/4) disesi ini membahas tentang topik judul kurikulum pertemuan kelas yang akan dilakukan ke empat bulan kedepannya.

Dari hasil diskusi ternyata disepakati enam belas judul materi yang akan dilakukan antara lain materi tentang kepemanduan, pengetahuan tentang kopi, marketing, publik speaking, homestay, keorganisasian,dan silabus kegiatan.

Demi menunjang pengembangan Kampung kopi ternyata banyak peserta yang hadir, tujuan kelas ini adalah untuk menyiapkan calon para pelaku wisata desa yang berkompeten di bidangnya.

[Admin Wisata Kopi]

Tafsir Kopi

Sudah menjadi hukum alam bahwa kebutuhan hidup tidak pernah berkurang namun akan selalu bertambah. Berkaitan dengan hal ini di sadari bahwa ketersediaan sumber daya tidak meningkat mengikuti peningkatan kebutuhan terhadapnya. Dengan demikian maka terdapat kecenderungan penurunan ketersediaan sumber daya seiring dengan peningkatan kebutuhan terhadap sumber daya yang bersangkutan.

Manusia adalah makhluk yang “memiliki kemampuan berfikir”. Dengan kemampuan itu kemudian manusia sadar bahwa untuk kelangsungan jenisnya perlu di adakan pengawetan sumber daya pendukung. Maka dari itu wisata kampong kopi jatiarjo hadir dengan paket progam tafsir kopi.

Paket progam tafsir kopi ini mengajak para akademisi untuk mengaktualisasikan keilmuannya dan sinergi dengan para petani untuk mentransformasikan pengetahuanya. Maka di sini di harapkan adanya peningkatan kapasitas kemampuan dan pengembangan masing-masing.

Banyak misteri yang belum terungkap dari keagungan Gunung Arjuna mulai dari cerita-cerita nenek moyang, dongeng dan kabar/informasi yang trus berkembang yang lahir di pusaran kilas cerita arjuna. Baik dari sudut pandang sosiologi, antropologi, arkeologi dan dari artefak bukti peninggalan kesejarahan yang tersebar di lereng-lereng Gunung Arjuna. Termasuk cikal bakal tanaman kopi yang menjadi pionir, dan hingga sampai saat ini masih di budidaya dan di tanam oleh warga masyarakat jatiarjo ini merupakan bawaan dari bangsa belanda di jaman jajahannya.

Tafsir kopi adalah bagian dari sekelumit misteri yang akan semakin menarik jika para akademisi bersedia mulai membuka tabir-tabirnya dengan ilmu risetnya. Sebagai seorang peneliti biasa juga membutuhkan durasi yang cukup panjang di sini wisata kampung kopi juga tersedia home stay yang sementara bisa di jadikan tempat tinggal sesuai durasi waktu yang di inginkan

[Admin Wisata Kopi]